Kamis, 19 Juli 2012

Yuuuuk Menghitung Masa Ovulasi :)

mentang-mentang lagi dalam program niech,,bahas tentang ovulasi hehehehe
sklian buat share ke smua nya yang lagi ngeprogram :)

Sebelum menggunakan metode ini, tentunya pasangan suami istri harus mengetahui masa subur. Siklus masa subur pada tiap wanita tidak sama. Untuk itu perlu pengamatan minimal 6 kali siklus menstruasi. Berikut ini cara mengetahui dan menghitung masa subur :
Bila siklus haid teratur (28 hari) :
• Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1
• Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid
Contoh :
Seorang isteri mendapat haid mulai tanggal 9 Januari. Tanggal 9 Januari ini dihitung sebagai hari ke-1. Maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 20 januari dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 Januari. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 Januari hingga tanggal 24 Januari. Pada tanggal-tanggal tersebut suami isteri tidak boleh bersanggama. Jika ingin bersanggama harus memakai kondom atau sanggama terputus (bisa dilihat di artikel tentang sanggama terputus).

Bila siklus haid tidak teratur :
• Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.
• Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
• Rumus
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11
Contoh :
Seorang isteri mendapat haid dengan keadaan : siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya)
Perhitungannya : 26-18 = 8 dan 32–11 = 21. jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama haid. Pada masa ini suami isteri tidak boleh bersanggama. Jila ingin bersanggama harus memakai kondom atau sanggama terputus.

Kontrasepsi dengan menggunakan sistem kalender dapat menghindari risiko kesehatan yang berhubungan dengan kontrasepsi. Bagi keluarga yang kesulitan untuk mendapatkan alat kontrasepsi sangat cocok untuk menggunakan metode kontrasepsi ini selain tidak memerlukan biaya juga tidak perlu mencari tempat pelayanan kontrasepsi.

Menggunakan sistem kalender perlu kerjasama yang baik antara suami istri karena metode ini perlu kemauan dan disiplin pasangan dalam menjalankannya. Masa berpantang yang cukup lama akan mengakibatkan pasangan tidak bisa menanti sehingga melakukan hubungan pada waktu masih berpantang. Tapi bukan masalah bila saja pasangan membiasakan menggunakan kondom pada saat subur.

Ada juga perhitungan yang mudah,,kemarin aq liat di web nya Lactamil Mama Care..
ini link nya kalender ovulasi
tapi tetep aja harus menghitung siklus haid nya,,n kelebihannya ada informasi kapan masa subur tingkat rendah, sedang n tinggi..info kapan qta harus tes kehamilan n kemungkinan haid tinggi

Namanya juga usaha,,gak ada salahnya mencoba dengan berbagai macam literatur
tapi akan semakin valid kalo sekalian konsultasi ke dokter :) hehehehehe

Semoga informasi ini bermanfaat,,
bagi calon mama yang ingin program (baru & lagi), semoga Tuhan segera mengabulkannya dan membuat rumah qta ramai dengan tangis & tawa seorang baby
aamiin *hopefull*
^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar